Tampilkan postingan dengan label Tips 6ue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips 6ue. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 April 2013

Filateli, Hobi Unik dan Menguntungkan Part 2: Prangko Prangko termahal di Dunia

Hello semua!!!!

Kali ini gue bakal bahas hobi unik yang sebenernya udah gue bahas sebelumnya di post terdahulu. Yup, kalian benar, Filateli!

Filateli merupakan hobi mengumpulkan barang barang Filateli contohnya Prangko dan Sampul hari pertama. kegiatan ini sangat menarik dan tentunya menguntungkan

Kenapa dibilang menguntungkan? Pasti kalian akan bingung... Prangko prangko koleksi, dapat dijual kembali ke kolektor lain atau instansi tertentu. Biasanya semakin tua dan langka prangko tersebut, maka semakin mahal prangko itu. Nah berikut adalah prangko-prangko yang diklaim sebagai yang termahal di dunia

1. The Three-Skilling Yellow

The Three-Skilling Yellow adalah perangko salah cetak terbitan pemerintah Swedia yaitu pada cetakan pertamanya tahun 1855.

Three-Skilling Yellow adalah salah satu perangko terlangka dan hanya satu-satunya yang tersisa. Tahun 1984 perangko ini terjual seharga 977.500 Swiss Francs oleh David Feldman.

Tahun 1990 penjualan mencapai angka satu juta dolar USD, kemudian tahun 1996 terjual seharga $ 2,3 juta atau sekitar Rp 21,85 milyar. Dan setiap kali terjual selalu mencetak record angka tertinggi sebagai sebuah perangko termahal di dunia.


2. The First Two Mauritius

The First two Mauritius Stamps (1847) adalah dua seri perangko pertama yang diterbitkan pemerintah kolonial Inggris. Hanya tersisa satu buah perangko pertama dengan kondisi unused (belum terpakai) dan tiga buah perangko kedua juga dengan kondisi unused.

Tahun 1993 David Feldman melelang perangko Mauritius milik Hiroyuki Kanai menghasilkan record tertinggi. Perangko pertama yang berwarna orange terjual seharga $ 1,072,260 atau sekitar Rp 10 Milyar lebih dan yang kedua seharga $ 1,148,850 juga sekitar lebih dari Rp 10 Milyar.


3. The Inverted Jenny

The Inverted Jenny adalah perangko Amerika tahun 1918 bergambar pesawat Curtiss JN-4 dan secara tidak sengaja tercetak terbalik; ini mungkin adalah salah cetak paling terkenal di dunia filateli Amerika. Hanya 100 perangko salah cetak yang tersisa, membuatnya menjadi salah satu perangko salah cetak paling berharga.

Satu blok penuh perangko inverted Jenny terjual pada lelang Robert A. Siegel bulan Oktober 2005 seharga US$ 2,7 juta. Dan bulan November 2007 sebuah perangko inverted Jenny terjual seharga US$ 977,500 (Rp 9 Milyar).

Desember 2007 sebuah perangko mint (unused/belum terpakai) dengan kondisi baik sekali terjual kepada seorang eksekutif Wall Street seharga $ 825,000 atau sekitar Rp 7,8 Milyar.


4. British Guiana One Cent Black on Magenta

British Guiana One Cent Black on Magenta (1856) adalah termasuk perangko terlangka dan termahal. Perangko dicetak di atas kertas kualitas rendah berwarna magenta dengan tinta hitam, dikarenakan kondisi darurat.

Diketahui, hanya ada satu buah yang tersisa di seluruh dunia. Jadi perangko ini unik dan tidak ada lainnya lagi yang pernah ditemukan. Tahun 1980 telah dilelang kepada John Dupont seharga $ 935,000 atau sekitar Rp 8,8 Milyar.


5. U.S. Franklin Z-Grill

U.S. Franklin Z-Grill, 1867. Ini adalah perangko terlangka dari semua perangko Amerika Serikat, hanya ditemukan 2 buah yang masih tersisa. Tahun 1988 sebuah perangko “Z-Grill” 1 cent tahun 1868 terjual seharga $ 930,000 atau sekitar Rp 8,8 Milyar.


6. Hawaiian Missionaries

Hawaiian Missionaries, 1851 adalah perangko pertama Hawai. Karena “Hawaiian Missionaries” dicetak secara kasar dengan kertas yang tipis dan berkualitas rendah, hanya beberapa perangko saja yang berhasil diselamatkan dan merupakan perangko yang sangat langka.

Nominal terendah yaitu 2 cent tahun 1851 adalah yang paling langka dari keseluruhan seri, dan hanya tersisa 16 buah.

Sebuah perangko Missionary 2 cent dengan kondisi mint (unused) seharga $ 760,000 dan kondisi used seharga $ 225,000.


7. The Penny Black
 
The Penny Black, adalah perangko berperekat resmi pertama di dunia, diterbitkan Pemerintah Inggris tanggal 1 Mei 1840 dan mulai digunakan tanggal 6 Mei. The Penny Black sebenarnya bukanlah perangko yang langka tetapi termasuk perangko termahal. Total cetakan 286.700 lembaran cetak dengan 68.808.000 perangko.

Sebuah perangko Penny Black unused (belum dipakai) menurut katalog Scott tahun 2001 seharga $ 3,000 atau sekitar Rp. 28.500.000 dan used (sudah terpakai) seharga $180 atau sekitar Rp 1.700.000 selembarnya.
 
Nah gimana? Jadi tertarik untuk mengoleksi prangko ;)
 

Selasa, 05 Februari 2013

7 Tips Efektif Untuk Tetap Fokus Saat Menulis Artikel Blog

Blogging, bagaimanapun, meski hanya sebagai hobi ataupun profesi yang ditekuni dengan serius, membutuhkan fokus tinggi untuk memastikan berbagai hal seperti misalnya kualitas konten, traffic, dan bahkan  upaya meningkatkan pendapatan. Akan tetapi, dalam perjalanan memastikan semua pekerjaan tersebut berjalan lancar, ada saja "halangan" yang ditemui, dan kebanyakan adalah konteks sosialisasi diri dimana kini kita semua telah menjadi netizen yang begitu lazim berurusan dengan social media, mulai dari SMS yang sering masuk, Facebook, Twitter, dsb hingga ibu yang marah-marah karena anda belum mencuci piring sehabis makan! Haha, yang terakhir cuma becanda aja. :p
Tentu saja, hal utama dalam Blogging adalah menulis (to blog), dan sudah pasti menulis membutuhkan komitmen dan fokus yang sangat tinggi. Tahu tidak, apa rahasia yang dibutuhkan oleh artikel yang sobat posting di blog? Hanya ada dua! Yang pertama adalah konsep mengenai bagaimana artikel sobat bisa menarik traffic, dan yang kedua adalah.... Konsentrasi! Yang terakhir ini bukan main-main efeknya. Meski dipandang sepele, tapi konsentrasi menentukan hasil akhir. Semakin sobat fokus, semakin "Joss" artikel yang dibuat.
Salah satu alasan saya menulis artikel ini tentunya adalah berdasarkan pengalaman saya pribadi. Ternyata eh ternyata, betapa susahnya menjaga fokus dan konsentrasi itu. Adaaaa saja "halangannya". Ada ratusan, bahkan ribuan hal yang dapat memecah konsentrasi saat menulis. Ujung-ujungnya: penundaan dan pembatalan menulis artikel posting menjadi konsekuensi yang menyebalkan. Akhirnya saya harus menyusun siasat demi siasat untuk segera "menghancurkan" halangan-halangan itu. Dan tahu tidak? Halangan-halangan itu sebenarnya adalah hal sepele, namun saking kita anggap sepelenya, kita jarang memperhatikan dan mengaturnya sedemikian rupa. Selain sebagai sebuah tips ringan, posting ini juga saya tulis sebagai penyegar setelah kita berkutat dengan kode demi kode yang kadang bikin mata burem dan kepala nyot-nyotan. Benar tidak sih faktor-faktor berikut ini menjadi penghalang? Dan sekaligus berikut tips-tips yang saya rangkum dalam 7 poin. Here we go!
 

1. Set Mobile Phone dalam kondisi silent!

Tentu ini bukan hal baru, mematikan nada dering telepon adalah etika tidak tertulis ketika anda sedang kuliah, mengajar, belajar, rapat, dan bahkan saat sholat Jum'at! Telah terbukti bahwa nada dering telepon/sms dapat membuyarkan konsentrasi, tidak hanya pemiliknya sendiri, tapi juga semua orang yang mendengarnya. Nah betapa etisnya juga jika sobat menerapkan hal yang sama ketika menulis blog. Jika menulis blog adalah sebuah kebutuhan dan pekerjaan, maka sudah barang tentu mematikan nada dering HP adalah salah satu etika pribadi. Bahkan bagi saya pribadi, mematikan nada dering saja tidak cukup, suara getarnya "Zeeebbb.....Zzzzeeeebbb...." cukup menggangu telinga dan fokus juga. Apalagi jika menulis pas tengah malam, hmmmppfff... kadang bikin kuduk juga merinding! (Apa hubungannya??!!!)
Bertanggungjawab terhadap suara panggilan telepon atau SMS memang penting, tapi sobat harus bisa membuat komitmen pribadi untuk bisa menentukan prioritas mana yang lebih penting. Misalnya, jika melakukan cek SMS adalah prioritas kedua, maka selesaikan dulu menulis blog. Menulis adalah pekerjaan yang sangat penting jika sobat mengaku sebagai blogger.

2. Boikot Social Media!

Tuing! Tiba-tiba angka notifikasi Facebook nongol di tab window Facebook yang masih terbuka. Mau tidak mau, ketika menulis artikel blog, notifikasi itu terlihat juga. Otomatis fokus menjadi terpecah. Lalu, di antara keinginan untuk melanjutkan proses menulis atau menengok notifikasi itu pun menjadi perang batin... "Hmmmm... jangan-jangan 'si dia' habis komen di statusku, ya? Duh, penasaran...." Setelah itu, aktivitas  menulis blog seketika berubah menjadi menulis puluhan komen berturut-turut.... Selesai sudah. Batal, or at least.. ditunda. Besok ah...
Saya sendiri sering menjadi "korban" social media seperti contoh di atas. Aktivitas sepele seperti saling berkomentar di Facebook, tweet, retweet, dll ternyata memakan waktu yang banyak, dan, yang paling esensial, mampu merusak fokus, konsentrasi dan bahkan mood. Jika sobat sudah membuat komitmen dan target untuk menerbitkan posting pada jam tertentu, maka semua bisa buyar gara-gara hal tersebut. Selain itu, kualitas artikel tidak akan sama lagi karena ide atau gagasan bisa lenyap atau berubah seketika jika ada gangguan fokus. So, boikot social media ketika menulis posting!! kalo perlu sekalian demo aja! (Kidding...).
Tab-tab dalam window browser masing-masing adalah dunia yang berbeda bagi sobat. Pastikan window atau tab yang terbuka berkaitan dengan urusan menulis posting, misalnya post editor, Google, halaman yang kita jadikan referensi, dan sejenisnya. Selain itu, tutup!

3. Hindari Mengecek Email!

Email sebenarnya bukan alat komunikasi instan dan live. Artinya, kita bisa membuka atau mengecek email ketika kita punya waktu yang tepat. Tapi biasanya sebagai blogger, yang tidak pernah terpisah dari dunia online dan internet, melakukan checking email menjadi pekerjaan rutin yang tak mungkin dilewatkan. Dikit-dikit refresh, dikit-dikit refresh.... Apalagi jika pakai aplikasi notifikasi email, hmmm... bakal sibuk tuh mata ngeliatnya. Dan biasanya pula, email menjadi alat komunikasi penting, dimana hubungan antar personal biasanya lebih formal dan mengandung kepentingan tinggi. Ketika buka email, jreeennnggg.. terbaca subjek... "Mau Pasang Iklan".... Langsung saja, tanpa ancang-ancang, membuka email tersebut, menuliskan ketentuan iklan, jenis iklan, biaya iklan, dan seterusnya secara panjang lebar. Bahkan posting yang ditulis tadi baru dapat satu paragraf, eh email yang ditulis sudah mencapai 5 paragraf. Batal lagi nulis postingnya. Hmmmm.... 

4. No Chat, alias No Talking-talking!

Meskipun saya belum pernah melakukannya, tapi saya sering melihat teman kerja saya suka sekali chatting melalui YM di sela-sela waktu kerja. Menjaga komunikasi dengan orang tercinta adalah hal penting, tapi bukan berarti harus pada waktu dimana kita sudah berkomitmen untuk melakukan pekerjaan penting. Sepertinya bukan hal yang bisa dimaklumi jika kita melayani orang yang sedang berada di rumah saja dan mencari hiburan melalui temannya, sedangkan kita sendiri sebenarnya sedang sibuk bekerja dan "mengadu nasib". Kesalahan siapa? Tentu saja kesalahan kita, karena kita memberi peluang kepada dia, sedangkan sebenarnya kita sedang tidak dalam kondisi yang sama. Hubungannya dengan blogging? Jelas, berbicara bukan dalam konteks hal yang sedang dikerjakan, baik melalui teknologi maupun secara langsung adalah hal yang tidak akan mendukung penyelesaian pekerjaan. So, sssstttt... diam dan fokus.

5. Buat Jadwal!

Planning, membuat rencana atau schedule, jadwal, adalah hal yang bagi saya pribadi merupakan hal penting. Meskipun sampai saat ini, menepati "janji" yang dibuat sendiri ini adalah hal yang beratnya minta ampun. "Hidup macam apaaa, jika tidak ada planning... oh..." (agak lebay dikit ah...). Tapi memang benar.... Menentukan jadwal dan jam tertentu pada setiap aktivitas yang kita lakukan akan membuat hidup lebih tertata. Hari ini, jam berapa saya berangkat kuliah? Sampe jam berapa? Main ke tempat pacar, jam? Trus nulis artikel blog jam berapa? Selesai dan diterbitkan jam berapa? Abis itu, mari Facebookaaan.....

6. Bantu Diri Sendiri untuk Tetap "Menyala"!

Merasa penat, pegal, bosan, encok, atau puyeng (asal bukan asam urat) adalah hal biasa ketika kita sedang melakukan pekerjaan yang membutuhkan intensitas tinggi. Nah, sekarang ketika semua hal berbau mobile, tentu sobat bisa membawa pekerjaan kemana-mana. Jika sobat butuh udara segar, bawa laptop ke tepi kali... udara sejuk akan membantu mengembalikan konsentrasi dan mengangkat mood kembali. Pada awal-awal saya melakukan pekerjaan menulis, menghabiskan 2 atau 3 gelas kopi adalah hal penting. Kita kadang butuh penyegar agar menjaga suatu aktivitas berjalan lancar dan efisien, dengan syarat penyegar tersebut tidak memecah konsentrasi kita.

7. Motivasi Diri Sendiri!

Tidak ada seorang pun yang dapat menjadi motivator terbaik saat sobat sedang berurusan dengan pekerjaan yang dikerjakan sendiri. Mario Teguh pun takkan sanggup! Motivator yang tepat adalah diri sendiri. Sobat memilih blogging sebagai sebuah hobi dan bahkan pekerjaan, dan sekarang saat blogging sudah menjadi bagian dari aktivitas sobat, dibutuhkan kekuatan internal untuk terus mendorong sobat menjalani komitmen itu. Katakan pada diri sendiri betapa maha pentingnya blog bagi diri sobat dan orang lain. Saya sangat yakin, satu-satunya semangat yang dimiliki blogger adalah blognya itu sendiri. So, mengapa tidak menghormatinya? Sekali sobat memahami arti penting blog bagi diri sobat, ke-enam poin sebelumnya tidak akan menjadi halangan berarti sama sekali. Dan sekali sobat memahami betapa pentingnya fokus dalam blogging, tidak akan ada satupun yang dapat mengganggu aktivitas ngeblog sobat.
Yup, that's the point! Intinya adalah bagaimana kita dapat menghormati dan melaksanakan komitmen yang sudah dibuat. Mulai cintai blog sobat, dan sobat akan melihat betapa besar efek cinta sobat, baik dalam bentuk traffic yang berlimpah, readership yang tinggi, dan bahkan pendapatan yang meruah. Have a nice blogging, dudes!

5 Alasan yang Bisa Kamu Gunakan Kalau Kamu Telat Ngumpulin Tugas

Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Peribahasa yang sangat kondang itu sungguhlah dalam artinya. Meskipun kamu adalah seseorang yang perfeksionis, ambisius serta berbudi pekerti dan juga luhur, ada kalanya kamu mengalami situasi-situasi di mana kamu terpaksa (maupun tidak terlalu terpaksa) telat mengumpulkan tugas dari waktu yang sudah ditentukan oleh dosen atau bos kamu.
Sayangnya, dosen, bos atau pun bang mandor seringkali nggak begitu bisa berempati pada peribahasa tupai-melompat-jatuh itu. Kamu pun lantas bisa kena masalah kalau kamu telat ngumpulin tugas. Jangan sedih. Besok-besok kalau kamu telat ngumpulin tugas lagi, kamu bisa pakai alasan-alasan ini:

Internet/Printer/Listrik/dll Mati

Jadi, kamu sebenernya udah kepengen ngerjain tugas, tapi hal maha penting yang harus kamu gunakan untuk ngerjain tugas itu tiba-tiba modar. Mati. Isdet. Supaya lebih meyakinkan, kamu juga bisa bikin skenario yang menegaskan kesialan kamu. Semacam… internet di rumah kamu mati, terus kamu udah niat ngerjain tugas di warnet, eh pas kamu datengin warnet langganan kamu ternyata warnetnya korslet, komputernya meledak dan seisi warnet jadi kebakaran. Kamu pun terpanggil untuk membantu memadamkan api sambil menunggu pemadam kebakaran datang. Dengan bersimbah peluh kamu berjibaku menyelamatkan para korban yang masih terperangkan di dalam warnet. Para korban selamat. Kamu adalah seorang pahlawan. Dosen, atau bos kamu pun jadi trenyuh dan membolehkan kamu telat ngumpulin tugas. Kamu menang.

Kamu Dijambret

Nah, untuk yang satu ini nih sebenernya tugas kamu udah selesai, tinggal dikumpulin aja. Eh tapi tiba-tiba sebelum sempet dikumpulin, tiba-tiba kamu kena jambret! Tas kamu yang berisikan tugas yang sudah diprint tersebut raib seada-adanya. Kalau mau lebih malang lagi kamu juga bisa bilang kalau tugas kamu ada di laptop, dan laptop kamu hilang dicuri orang.  Semua orang pun menjadi kasihan pada kamu dan kamu dimaafkan meski telat ngumpulin tugas. Fyuhhh…

Kamu Ada Urusan Keluarga

Kalau kamu mau menggunakan alasan ini, pastikan ‘urusan keluarga’-nya sangatlah maha penting dan gak bisa diganggu gugat. Tapi kalau bisa jangan terlalu mengada-ada juga. Misalnya, agak berbahaya kalau kamu bilang alasan kamu telat ngerjain tugas adalah kamu sedang di tengah-tengah proses perceraian, padahal bos/dosen kamu tahu kalau kamu udah lima tahun terakhir ini nggak pernah punya pacar. Eh, nggak juga deng. Bisa aja dosen/bos kamu malah justru memberikan kamu pandangan iba kalau kamu menggunakan alasan itu. Kamu akan dianggap delusional karena jomblo menahun, dan kamu pun diberi keringanan untuk telat mengumpulkan tugas. Yess!

Kamu Sakit

Ini alasan yang lumayan umum namun sangatlah ampuh! Tapi kamu harus jeli mencari jenis-jenis sakit yang bisa menyerang dengan mendadak dan juga sembuh dengan nyaris tanpa bekas ketika kamu harus berhadapan dengan bos/dosen kamu itu. Jenis-jenis penyakit yang bisa kamu gunakan sebagai alasan antara lain adalah asma, diare, migren, maag akut, atau vertigo. Tapi hati-hati juga sih kalau sakit dipake jadi alasan, ntar kalau kena tulah trus sakit beneran kan males juga.

Konspirasi Zionis

Yak! Saatnya kamu menggunakan alasan pamungkas yang sangat masuk akal untuk digunakan dalam situasi-situasi yang menuntut kamu untuk ngeles. Apa lagi kalau bukan konspirasi zionis! Bilang aja kamu terpaksa telat karena ada sebuah konspirasi besar yang menghalang-halangi kamu mengumpulkan tugas tersebut. Pada dasarnya alasan ‘konspirasi zionis’ ini sangatlah logis dan mampu diterima akal sehat oleh siapa pun. Kalau cuma dijadiin alasan ngeles karena telat ngerjain tugas aja mah sepele, orang dijadiin alasan ngeles dari dakwaan korupsi aja bisa kok. Jadi ingat, ini semua adalah konspirasi zionis!
Punya alasan-alasan ampuh lain yang biasa kamu gunakan kalau kamu telat ngumpulin tugas? Pernah sukses make alasan ‘konspirasi zionis’?

Sumber: http://malesbanget.com/2013/02/5-alasan-yang-bisa-kamu-gunakan-kalau-kamu-telat-ngumpulin-tugas/#ixzz2K1zfhOtS